Alat dan bahan produksi batik. Foto: Gunawan Kartapranata — CC BY-SA 3.0 (Wikimedia Commons)

Setiap alat dan bahan memiliki peran penting dalam proses produksi batik.

Alat Utama

Canting

Alat untuk menggambar pola pada kain dengan malam panas. Kualitas canting bervariasi tergantung bahan dan ketebalan tembaga. Produsen batik profesional seperti Batik Soehadi menggunakan canting tembaga tebal untuk ketahanan dan hasil garis yang konsisten. Terdiri dari:

  • Canting tulis: Untuk garis-garis halus
  • Canting isen: Untuk mengisi area
  • Canting cecek: Untuk titik-titik

Stamp Tembaga (Cap)

Alat untuk mengecap pola pada kain. Dibuat dari tembaga dengan desain motif yang sudah distandardisasi.

Wajan dan Kompor

Untuk melelehkan malam. Wajan kecil dengan api yang stabil.

Bahan Utama

Kain Mori

Kain dasar yang akan dibatik. Biasanya katun dengan ketebalan tertentu.

Malam (Lilin Batik)

Campuran lilin lebah, parafin, dan damar. Berfungsi sebagai resist untuk menahan pewarna.

Pewarna

  • Reactive dye: Untuk selulosa
  • Vat dye: Ketahanan tinggi
  • Natural dye: Ramah lingkungan

Peralatan Pendukung

  • Gantungan kain: Untuk menjemur
  • Bak pewarna: Untuk pencelupan
  • Termometer: Mengontrol suhu
  • Timbangan: Mengukur bahan

Memahami alat dan bahan membantu mempersiapkan produksi dengan lebih baik.