Untuk referensi dan pemesanan, lihat pabrik batik.
Jenis Kain untuk Printing
Katun (Cotton)
Paling banyak digunakan untuk batik printing:
| Jenis | Karakteristik | Penggunaan |
|---|---|---|
| Combed 30s | Halus, rata | Premium |
| Combed 40s | Sangat halus | High-end |
| Carded 20s | Agak kasar | Standar |
| Prima | Halus, mengkilap | Semi-premium |
Rayon (Viscose)
Alternatif populer dengan draping yang baik:
- Tencel/Lyocell: Ramah lingkungan
- Modal: Lembut dan menyerap keringat
- Regular viscose: Standar
Blend
Kombinasi serat untuk karakteristik tertentu:
- Cotton-polyester: Tahan lama
- Cotton-rayon: Kenyamanan + draping
Tinta Tekstil
Reactive Ink
Untuk kain selulosa (katun, rayon):
- Warna cerah dan tahan luntur
- Memerlukan fiksasi dengan alkali
- Cocok untuk kain putih
Pigment Ink
Versatile, bisa digunakan di berbagai kain:
- Tidak memerlukan fiksasi khusus
- Warna kurang cerah dari reactive
- Harga lebih terjangkau
Sublimation Ink
Untuk kain polyester:
- Transfer melalui panas
- Warna sangat cerah
- Hanya untuk polyester
Chemical Processing
Scouring Agent
Pembersih kain sebelum printing:
- Menghilangkan minyak dan kotoran
- Meningkatkan daya serap tinta
Thickener
Pengental untuk screen printing:
- Na-CMC: Ekonomis
- Synthetic thickener: Performa lebih baik
Fixation Agent
Bahan fiksasi warna:
- Urea: Untuk reactive ink
- Fixing agent: meningkatkan wash fastness
Softener
Pelembut pasca pencucian:
- Cationic softener: Efektif
- Silicone softener: Premium feel
Peralatan Pendukung
Mesin Printing
- Rotary screen printer: Produksi massal
- Flat bed printer: Produksi menengah
- Digital textile printer: Desain kompleks
Peralatan Lab
- Spectrophotometer: Pengukuran warna
- Light box: Evaluasi visual
- GSM meter: Pengukuran berat kain
Pemilihan bahan baku yang tepat mempengaruhi kualitas akhir dan biaya produksi. Konsultasikan dengan supplier untuk rekomendasi terbaik sesuai kebutuhan Anda.


