Untuk referensi dan pemesanan, lihat pabrik batik.
Sistem Grading Batik
Grade A (Premium)
- Tidak ada cacat yang terlihat dari jarak 1 meter
- Warna konsisten di seluruh permukaan
- Detail pola sangat tajam
- Tidak ada irregularitas pada tepi
Grade B (Standar)
- Minor defect yang hanya terlihat dari jarak dekat
- Sedikit variasi warna yang masih dalam toleransi
- Detail pola baik namun tidak sempurna
- Cacat kecil yang tidak mempengaruhi penggunaan
Grade C (Ekonomis)
- Beberapa defect yang terlihat
- Variasi warna yang lebih tinggi
- Detail pola kurang tajam
- Masih dapat digunakan dengan keterbatasan
Reject
- Cacat yang membuat produk tidak dapat digunakan
- Warna yang sangat berbeda dari standar
- Kerusakan fisik pada kain
- Ketidaksesuaian spesifikasi yang signifikan
Metode Inspeksi
AQL (Acceptable Quality Level)
Sistem AQL menentukan batas toleransi defect:
- AQL 1.0: Untuk produk premium
- AQL 2.5: Untuk produk standar
- AQL 4.0: Untuk produk ekonomis
Sampling Procedure
1. Tentukan lot size
2. Ambil sample sesuai AQL table
3. Inspeksi sample
4. Putuskan accept/reject berdasarkan hasil
Visual Inspection
- Pemeriksaan di bawah cahaya terstandarisasi
- Jarak inspeksi standar: 1 meter
- Periksa dari berbagai sudut
- Bandingkan dengan approved sample
Peralatan QC
Light Box
Cahaya terstandarisasi untuk evaluasi warna:
- D65 (daylight): standar untuk evaluasi warna umum
- TL84 (store light): simulasi cahaya toko
- UV: mendeteksi optik brightening agent
Spectrophotometer
Alat ukur objektif untuk:
- Pengukuran warna (CIELAB)
- Perhitungan delta E
- Konsistensi warna antar batch
GSM Meter
Pengukuran berat kain per meter persegi untuk memastikan konsistensi ketebalan.
Penanganan Non-Conformance
Proses Klaim
1. Dokumentasi defect dengan foto
2. Identifikasi root cause
3. Komunikasi ke supplier/production team
4. Implementasi corrective action
5. Verifikasi efektivitas corrective action
Preventive Action
- Analisis trend defect
- Evaluasi supplier secara berkala
- Training ulang operator
- Maintenance mesin terjadwal
Sistem QC yang robust memastikan produk memenuhi standar kualitas yang konsisten dan meminimalkan limbah produksi.



