Seragam Batik Sekolah dan Perawatannya

Seragam Batik Sekolah dan Perawatannya

Seragam batik sekolah bisa dikatakan menjadi pakaian yang paling mudah pudar warnanya. Selain karena cukup rutin dipakai, di mana dalam satu minggu bisa satu sampai dua hari sekali dipakai. Seragam batik sekolah pun si pemakainya tidak memperdulikan jika terkena noda.

Anda mungkin menyadari jika seragam batik sekolah anak Anda misalnya, sering mudah pudar dan melar bahannya. Belum lagi ada noda yang sulit dihilangkan. Hal ini karena anak masih belum sadar bagaimana cara merawat seragam batik sekolahnya. Ketika seragamnya terkena saus misalnya, mereka membiarkannya sehingga sulit untuk dibersihkan.

Anak sekolah memang sedari dahulu diwajibkan pada hari-hari tertentu untuk menggunakan seragam batik. Tujuannya tentu untuk memperkenalkan kain batik dan melestarikannya. Namun sayangnya masih banyak anak sekolah yang belum mengerti makna dan filosofi di balik motif kain batik, terutama kain batik seragam sekolahnya.

Kata batik sendiri berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa, yaitu “amba” yang artinya menulis, dan “tik” yang artinya titik. Dalam artian menulis titik, atau inilah cara membuat batik secara tradisional atau menggunakan tangan. Sedangkan sekarang ini sudah banyak kain batik yang dibuat dengan cara dicetak dan harganya pun lebih terjangkau.

Lalu motif batik seperti apa yang sebenarnya cocok digunakan bahan seragam sekolah anak? jenis batik Pesisiran. Jenis batik Pesisiran memiliki ciri warnanya yang cerah. Jenis batik Pesisiran ini adalah daerah di tepi pantai seperti Pekalongan, Cirebon, Lasem, dan Tuban.

Sedangkan batik pedalaman seperti batik Jogja atau Solo warnanya cenderung gelap, seperti cokelat. Jenis batik dari pedalaman ini lebih cocok digunakan untuk seragam batik guru ataupun orang dewasa. Mengingat warnanya yang gelap dan terlihat dewasa.

Lalu bagaimana cara untuk menjaga seragam batik sekolah anak lebih awet? Belum lagi seragam batik ini tidak boleh dibeli sembarangan, maka benar-benar harus dijaga agar tidak mudah rusak.

Berikut ini beberapa trik untuk menjaga seragam batik sekolah :

  • Jika terdapat noda pada seragam batik sekola anak, maka terlebih dahulu bersihkan. Dengan cara membasahi kain bersih lalu usapkan sedikit deterjen cair di atas noda tersebut. Kemudian diamkan sejenak baru bilas dan mencuci lah dengan tangan.
  • Pisahkan baju batik dengan pakaian lainnya yang beda warnanya. Misalnya jika seragam batik berwarna biru maka pisahkan dengan pakaian lainnya yang berwarna selain biru. Tujuannya untuk menghindari warna yang luntur.
  • Hindari memeras pakaian berbahan batik secara berlebihan. Cukup dengan memerasnya lembut agar serat kainnya tidak rusak.
  • Kemudian jemurlah pakaian berbahan batik di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Tujuannya agar warna pada batik tidak pudar dan kain tidak mudah melar
  • Jangan menyetrika seragam batik secara langsung, dalam artian setrika bagian dalamnya.
  • Setelah disetrika simpanlah seragam batik dengan cara digantung
  • Jika anak hendak mengunakan parfum atau wewangian maka bisa diingatkan untuk menyemprotkan wewangian pada tangan atau anggota tubuhnya. Dan jangan menyemprotkan langsung pada pakaiannya. Wewangian selain bisa menimbulkan noda pada pakaian, juga bisa merusak warna kain batiknya.

 

Untuk berjaga-jaga, Anda bisa menyimpan seragam batik sekolah untuk anak lebih dua ataupun tiga. Jika seragam batiknya ada yang belum kering maka anak masih memiliki simpanannya. Begitupun jika baju seragamnya rusak atau terkena noda yang sulit dihilangkan, Anda masih memiliki cadangannya.

 

Semoga informasi seputar seragam batik sekolah ini bisa menginspirasi Anda. Bagi yang ingin bertanya seputar pembuatan seragam batik sekolah bisa hubungi  KLIK >> SERAGAM BATIK

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *